Perjalanan 3 Kaleng Minum


image

ilustrasi diambil dari internet

Ini hanya cerita perjalanan 3 kaleng coca cola, metafora yang menarik dan bisa jadi terjadi di setiap kita. Jadi jangan ditanya akurasi harga dan validitas ceritanya.

Sebuah mobil distribusi datang untuk mengangkut coke dengan tujuan yang berbeda.
Pemberhentian pertama di Indomaret. Kaleng coke diturunkan, dipajang di rak, diberi label harga Rp 4.000.
Pemberhentian kedua Sogo Super Store. Kaleng coke diturunkan, disimpan di showcase, dijual Rp 7.500.
Pemberhentian ketiga Hotel Sheraton. Kaleng coke diturunkan, disimpan di tempatnya namun bukan lemari pendingin pun bukan showcase. Ketika ada yang pesan, coke baru dikeluarkan bersama gelas kristal berisi ice cube. Pelayan meletakkan di atas nampan, mengantarnya ke meja pemesan, membuka kaleng coke, seraya menuangkan ke dalam gelas dengan sopan. Harga Rp 40.000.

Kenapa harga 3 kaleng coke tersebut berbeda? Padahal sama coke-nya, dibuat di pabrik yang sama, diantar mobil yang sama, kemasan sama, rasa dan aromanya pun sama?
Karena lingkungan yang membedakannya coke tersebut disajikan/disimpan/dipajang.

Begitulah , tatkala kita berada di lingkungan yang mendorong kita untuk berbuat terbaik, niscaya kita menjadi cemerlang.
Sebaliknya, jika kita berada di lingkungan yang mengerdilkan kita, maka kerdillah kita.

Bakat dan kemampuan yang sama di lingkungan yang berbeda akan menghasilkan nilai yang berbeda. Maka penting untuk memperhatikan lingkungan kita.

Saya ingat, tadi pagi menuju Cilandak, sesayup lantunan Adam Levine bersenandung Lost Stars.
……..
God, tell us the reason youth is wasted on the young
It’s hunting season and the lambs are on the run
Searching for meaning
But are we all lost stars trying to light up the dark?

Sila streaming di http://m.youtube.com/watch?v=cL4uhaQ58Rk
……..
Dan mulailah memperhatikan lingkungan apa yang kita berikan untuk anak-anak. Semoga kita dan anak-anak tidak menjadi lost stars karena salah memilih lingkungan, yang justru mengkerdilkan dan membuang potensi. ‎


Posted from WordPress for Android running on Blackberry 10

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on September 6, 2015, in pencerahan and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: