Nekad Traveller: Johor Baru (bagian empat)


MV Indo Star 3

MV Indo Star 3

Ferry yang ke Batam menggunakan MV Indo Star 3. Kali ini Stulang Laut tidak hujan, semburat awan mendung menggantung, minimal saya bisa foto pelabuhan🙂

Interior MV Indo Star 3 agak lebih baik. Dan bukan siaran TV yang tampak di LCDTVnya, tapi Lord of The Ring🙂 Ada 2 tingkat deck untuk penumpang, saya memilih di bawah, kacanya relatif bersih, dan sepi penumpang. Jadi saya nyaman untuk pindah-pindah kaca samping untuk berfoto. Dan di tingkat bawah, harga mie instan ‘cuma’ Rp10RB😀

Iya, tidak seperti berangkat ke Johor yang penuh sesak hendak liburan, balik ke Batam di hari yang sama jadi lebih sepi. Hanya beberapa singles seperti saya dan beberapa keluarga.

Pelabuhan Stulang Laut

Pelabuhan Stulang Laut

 

MV Indo Star 3 bergerak melewati dok pelabuhan Stulang Laut, menyisir selat antara Malaysia dan Singapura, melewati pelabuhan kontainer, offshore supplies, cargo ship, tugboat, dan lainnya.

Pelabuhan Kontainer

Pelabuhan Kontainer

Saat memasuki perairan Indonesia, sinyal telepon kembali ke Telkomsel dan pas blackberry saya habis baterai. Setelah 2 jam berlayar, sampai di pelabuhan Batam Centre. Setelah antrian imigrasi, saya cuma menukarkan uang RM saya kembali ke rupiah, nyisain RM6 untuk si abang. Mayanlah bisa balik Jakarta🙂

Langsung menggunakan taksi Batam Centre, menuju bandara Hang Nadim. Yup, saya merapat di Batam Centre jam 17an WIB, flight saya ke Jakarta jam 19:20 WIB. Perjalanan taksi hanya 40 menit, lancar karena di hari libur, dan seharga Rp80RB. Itu harga resmi, pakai kuitansi kagak pakai nawar.

Sampai bandara Hang Nadim, check-in as usual, klinong-klinong sebentar cari oleh-oleh, baru masuk Garuda lounge. Sadar saya kelaparan belum makan dengan baik dan benar, ayam bakar pun dihabiskan😀

 

Kembali ke rumah, ke keceriaan, kehangatan keluarga, setelah ‘mbolang’ agak tidak jelas. See you soon uncle security, pakcik teksi, segenapan ma’had Johor, budak penjual air kelapa laut🙂

bersambung ke session berikutnya

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on April 26, 2014, in kisah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: