Nekad Traveller: Johor Baru (bagian tiga)


Sholat Jum’at di masjid Sultan Abu Bakar menggunakan 2 adzan, ada tilawah qur’an sebelum adzan pertama. Khotbah tentunya dalam bahasa Melayu, jadi ya setengah saja yang saya pahami. Namun demikian saya merasa nyaman dan merasa seperti di rumah. Sesaat saya lupa jika saya berada di Malaysia🙂

Setelah sholat, saya muter komplek masjid, tidak ada foto yang saya ambil. Membeli air kelapa laut seharga RM3, yang dijual di halaman masjid. Rasanya seperti air kelapa yang diberi rebusan gula merah, cukuplah untuk nyambung haus. Sambil membaca semacam prasasti yang berisi sejarah masjid Sultan Abu Bakar.

 

Masjid Sultan Abu Bakar

Masjid Sultan Abu Bakar

Jam saya menunjukkan 14:10 waktu Johor, kebetulan ada taksi yang ikut ber-Jum’at di masjid, jadi saya pakai taksi tersebut ke ferry terminal di Stulang. Kali ini pakai argo seharga RM8.2, yang nantinya saya bayar RM9, lebih murah dari taksi pagi yang borongan😀 Keluar dari komplek masjid, saya melewati kebun binatang Johor, dan saya sempatkan foto depannya doang. Sama sekali tidak sempat mampir.

Kebun Binatang Johor

Kebun Binatang Johor

Perjalanan balik terasa lebih cepat, melewati jalan yang sama. Dan terlihat jalan yang lebar, bersih, pengguna jalannya rapi dan sopan. Kagak ada macet!

Sambil ngobrol dengan supir taksi, campuran Inggris, Indonesia, Melayu, kami bercerita tentang kesultanan Johor. Sang supir taksi kaget jika saya cukup tahu sejarah kesultanan Johor, dikiranya saya beretnis Cina dan non-muslim🙂

Sampai di ferry terminal, langsung checkin, bayar port tax RM15 menunggu sebentar lalu ke imigrasi. Dan sekarang antri boarding ke kapal. Sampai bagian ini, saya nulisnya sambil berdiri antri🙂

Perjalanan nekad yang sangat singkat. Jam 11an merapat di ferry terminal Stulang dan jam14:40an sudah di ferry terminal lagi, semuanya dalam waktu Malaysia. Saya musti ngejar flight Batam – Jakarta malam ini🙂

bersambung ke session berikutnya

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on April 21, 2014, in kisah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: