Nekad Traveller: Johor Baru (bagian dua)


ferry terminal Stulang Laut

ferry terminal Stulang Laut

Hujan menyambut saya di ferry terminal Stulang. Antrian imigrasi, nothing special disini, kecuali sebelah ferry terminal adalah mal agak kecil dan cenderung sepi.

Saya menunggu taksi di depan mal, agak lama, sambil ngobrol dengan warga Malaysia yang kerja di Batam. Tidak banyak rambu atau papan informasi untuk nekad traveller seperti saya.

Akhirnya saya putuskan untuk mencari taksi diluar, setelah lama menunggu. Jalur keluar via bea cukai Malaysia, sedikit memutar dan ternyata taksinya ngetem disitu. Pantes lama kagak ada taksi yang masuk.

Dengan pede nawar harga, dapatlah RM10 dari ferry terminal Stulang ke masjid Sultan Abu Bakar. Semoga tidak kemahalan😀

Ternyata lumayan jauh🙂 Melewati beberapa flyover, mal, melewati Konsulat Jendral Indonesia untuk Johor, museum Istana Besar Sultan Abu Bakar, sampailah di masjid. Yang ternyata bersebrangan dengan kebun binatang Johor. Ternyata, baca google map doang tidak bisa memperkirakan jarak🙂

 

Masjid Sultan ABu Bakar

Masjid Sultan ABu Bakar

Masjid Sultan Abu Bakar mengingatkan saya ke beberapa masjid di Indonesia yang dibangun pada masa penjajahan Belanda. Eksterior-nya kuat dipengaruhi desain Eropa renaissance. Dominasi warna putih dengan desain Eropa renaissance menegaskan masjid ini adalah bagian dari komplek Istana Johor. Kejayaan itu masih terlihat dan terasa. Interiornya membentuk hall dengan tiang-tiang yang tegak menjulang.

 

Masjid Sultan Abu Bakar

Masjid Sultan Abu Bakar

Masjid Sultan Abu Bakar

Masjid Sultan Abu Bakar

*matik* Saya diajak ngobrol marbot masjid Sultan Abu Bakar, kombinasi Inggris, Indonesia, Melayu pun keluar sekenanya. Lalu ngobrol dengan petugas keamanan masjid Sultan Abu Bakar dengan bahasa Inggris, bahkan ditunjukkan spot foto yang top.

Sampai saya nulis bagian ini, muslim Johor mulai berdatangan untuk sholat Jum’at. Saya sampai di masjid jam 12an waktu Johor, menurut marbot sholat Jum’at jam 13:20. Selisih 1 jam itu yang saya gunakan untuk foto, muterblusukan komplek masjid😀

bersambung ke session berikutnya, untuk detail foto saya unggah di akun Facebook saya disini🙂

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on April 20, 2014, in kisah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: