Monthly Archives: April 2014

Nekad Traveller: Johor Baru (bagian lima -terakhir)

Trip ke Johor Baru

Trip ke Johor Baru

Mari kita berhitung, dengan nilai tukar mata uang Ringgit Malaysia (RM) terhadap Rupiah Indonesia (IDR) yang saya dapat, Rp 3.580.

Two way tiket ferry Rp 390.000

Roti coklat Rp 30.000

Taksi dari Stulang RM10 atau Rp 35.800

Air kelapa laut RM3 atau Rp 10.740

Taksi ke Stulang RM9 atau Rp 32.220

Port tax RM15 atau Rp 53.700

Jadi total biaya yang saya keluarkan untuk pergi ke Johor dari Batam adalah Rp 552.460.

 

Saya sampai di rumah jam 23 malam di hari Jum’at 18 April 2014. Dan saya teringat artikel pak Rhenald Kasali berjudul passport. Namun baru sempet nyari artikelnya Sabtu malam (19 April), tadi malam.

Intinya, buka horison pikiran kita dengan berperjalanan. Jangan berhenti di tempat kita sekarang, terlalu banyak hal baru yang tidak pantas untuk dilewatkan di luar sana. Maka wawasan kita, pikiran kita, kebijaksanaan kita akan terbuka dan bertambah.

Saya masih kalah dengan mahasiswa pak Rhenald Kasali yang ke 35 negara lain modal backpacker-an. Saya baru di negara rumpun Melayu 🙂

Tapi, saya mulai mengalahkan ego saya. Saya mengatasi kekhawatiran-kekhawatiran yang menggelayut panjang dalam niat. Saya mengalahkan keengganan untuk nekad. Dan saya menikmati spontanitas yang terjadi. Nothing more natural surprising than spontaneous 🙂

Demikian dan sekian, dan terima tiket untuk jalan-jalan 🙂

terakhir, mari kita nantikan edisi petualangan berikutnya.

Perjalanan

Perjalanan

%d blogger menyukai ini: