Renungan (ponakan) Pakdhe Sengkuni


Galau

Galau

Lha saya baru sadar, mas Rasyid Rajasa kok proses peradilan dan hukumannya beda dengan mas Andika sang supir angkot. Jan ora gaul saya….
Seperti penanganan kasus pak Andi Malarangeng, pak Anas Urbaningrum & pak Lutfi Hasan Ishak, oleh KPK. Jadi silogisme-nya cara kerja KPK=Kepolisian+Pengadilan. Oalah, KPK kok ya turun drajatnya begitu, dan reskrim Polri kehilangan wibawa, seperti Pengadilan hilang kesaktiannya. Hidup Sengkuni!
Jadi itu baru cerita cara bapak-bapak itu menangani kasus pidana dan pidana korupsi. Lha gimana bisa nangani bawang putih vs bawang merah?
Saya kok tiba-tiba membayangkan bapak-bapak KPK dan reskrim Polri sedang makan sambel bawang ditemani pakdhe Sengkuni. Sungguh mengerikan….
Dan pakdhe Sengkuni sekarang sedang kipas-kipas pada aparatur keamanan negara. Apakah salah satunya kurang bawang? Mohon maaf, ini ngomyang di malam hari (saja). Ngomyang itu semacam galau. Ya, saya sedang galau pada bapak-bapak itu🙂 Kalo saya kok lebih baik ngomyang di twitter daripada prihatin mulu di konpers…😀
Etapi jika saya dikudeta dengan sembako, boleh lho. Sembako jelas bermanfaat bagi rakyat.
Dan saya ingin menggaris bawahi bahwa saya suka mempersonakan sebuah sumber persoalan dengan sebutan pakdhe Sengkuni. Seperti personifikasi ‘oknum’, kayaknya sih jaman dahulu🙂 Gimana jika kambing hitam? Sorry bro, kambing sudah protes kepada manusia.
Katanya, jelas kalian (manusia-red) mempersonakan, kok masih pakai kami (kambing-red). Persona itu manusia, dodol!
Pakdhe Sengkuni, sampeyan ndak marah kan? Kan sampeyan sedang liburan di Indonesia Tengah….😀
Saya ndak berani pasang ilustrasi sampeyan lho. Selain takut kuwalat, juga ternyata dari koleksi ilustrasi memang ndak ada yang pas.
Wes ah. Semoga negeriku lebih baik, dikelola oleh orang yang amanah. Jadi ingat petuah yang entah kapan saya dengar, “Lebih baik 1000 Keledai dipimpin seekor Singa daripada seekor Keledai memimpin 1000 Singa”.

Sugeng dalu, met bobok, semoga mimpinya indah, capcuuuusss……

Jawa Barat, 30 Maret 2013, jam 00:00

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on Maret 30, 2013, in kisah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: