Rayuan Pulau Kelapa


Pantai

Sambil perjalanan pulang dari Manado, saya mulai berkelana dalam angan saya pada kota yang pernah saya kunjungi. Dan ternyata kota-kota di pesisir pantai Sulawesi memang luar biasa! Kekayaan budayanya ajaib! Rayuan pulau kelapa sungguh bukan mitos, it does exist!

Manado sama seperti Makassar, lebih metropolis dibanding kota pesisir lainnya. Tapi rayuan kelapanya ada, meski sedikit blur efek metropolis🙂 Dibanding dengan Palu misalnya, kota yang sangat hangat keramahannya, meski sempat terkoyak oleh teror bom. Ada perbedaan level ke-tradisional-annya, setidaknya itu istilah saya untuk menggambarkan metropolis tidaknya.

Pada perjalanan darat Makassar ke Sorowako dan sebaliknya, menyusuri pantai Barat Sulawesi, indah! Kelokan pantai, hamparan padi, amazing. Saya sempat melihat pertemanan kerbau dan burung ditemani padi yang mulai menguning. Yang paling menentramkan adalah berhenti untuk sholat Subuh, di mushola pinggir pantai, kemudian menikmati saraba hangat dengan pertemanan ombak.

Seperti perjalanan Manado ke Tokatindung di kec Likupang kab Minahasa Utara. Menyusuri pantai Utara Sulawesi, sajian agak sedikit berbeda, pohon kelapa+cengkeh! Saya menemukan hamparan cengkeh dikeringkan, kebun cengkeh, berbatas dengan pohon kelapa. Pantai adalah keniscayaan.

Pun saya berkesempatan berkunjung ke kota Palu, dengan pantai Talise di teluk Palu. Setelah sholat maghrib di kantor, kemudian berduduk di pinggir pantai menikmati durian. Sholat isya’ di masjid terapungnya. What else you wanna feel?

Aseli! Saya merasakan atmosfer yang sama di Palu, Pangkep, Sidrap, Minahasa Utara, dan lain-lain di kota pesisir Sulawesi. Saya menyebutnya atmosfer rayuan pulau kelapa! It does exist….

Dan karenanya saya suka melantun berbisik bersama theme song Garuda Indonesia: rayuan pulau kelapa🙂 terutama pada perjalanan ke Sulawesi. Dan komentar sahabat saya di facebook pada saat saya pasang cerita ini, sangat pas untuk pantai Sulawesi: ..”wind, sand, waves, moon, stars, and durians” <~perfect match untuk malming🙂

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on Juni 22, 2012, in kisah and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: