Maoe Kemana Arahnja Bangsa Tertjinta Ini?


Dokumen penting dari pelaku sejarah, tuan Ichwan Sopa. Sangat penting untuk direnungi kembali. Terutama untuk generasi muda. Seperti kata Bung Karno, jangan sekali-sekali melupakan sejarah, yang lebih dikenal dengan jas merah. MERDEKA!!!

Moraal dan mentaal ra’jat adalah penting oentoek didjaga dan diselamatkan, kedoeanja adalah meroepakan harta jang mahal oentoek kemadjoean bangsa tertjinta ini. Para pemimpin djangan hanja siboek mentjari kemenangan, dan akhirnja hanja menjoeroeh ra’jat menanggoeng apa2 kebotjoran serta keroegian seraja teroes menekan ra’jat jang soedah soesah sampai kelelahan dan matisoeri.

Djika matisoeri, maka ra’jat tidak akan lagi perdoeli dengan masalah bangsa jang makin bertambah, tidak perdoeli dengan penderitaan orang lain karena kita sendiri soesah, masa bodoh dengan conflict serta pertikajan antara sesama saudara, dan tak ambil fikir dengan kedaoelatan bangsa. Pada ketika itoe djiwa kita melajang2 di tempat antara ada dan tiada. Tak tentoe nasib, tak djelas kabar.

Tahoen2 belakangan ini dipenoehi dengan ichwal gondjang-gandjing politiek, bentjana alam dan moesibah silih berganti, oetangan negara jang teroes naik, dan naiknja harga keboetoehan ra’jat. Selain itoe, penganggoeran makin bertambah, keboetoehan hidoep makin menghimpit, poetoes sekolah meningkat, kedjahatan makin meradjalela, conflict dan pertikajan mendjadi2. Tidakkah kita bergidik dengan hantoe2 ini?

Toegas para pemimpin memang berat, tapi tidak patoet poela beban itoe ditimpakan langsoeng kepada ra’jat banjak jang tidak tahoe-menahoe tentang politiek, tanpa pandang boeloe poela. Ra’jat teroes bertanja2, “Mengapa kita begini teroes-meneroes? Inikan soedah hampir sebelas tahoen?”

Ada doea hal jang haroes kita maoe melakukannja bergotong-rojong. Nomor satoenja adalah niat serta i’tikad oentoek melakoekan perbaikan fisiek dan mentaal bersama-sama. Berikoetnja adalah efficientie dan mengentjangkan ikat pinggang di tengah krisis ekonomie doenia, djoega bersama-sama. Perbaikan fisiek dan mentaal, serta pengentjangan ikat pinggang itoe mentjakupi penghoeboengan jang lebih baik di antara sesama pemimpin sebagai tjontoh teladannja. Semoga dengan demikian, ra’jat banjak akan melihat dan mentjontoh poela.

Satoe perkara jang bisa didjadikan pemboeka djalan, adalah perdjoeangan melawan nasib boeroek jang kita tjiptakan sendiri. Modalnja adalah kehendak dan i’tikad oentoek melakoekan perbaikan bersama, ja’ni sama menanggoeng beban dan menahan diri, menang ataoe kalah. Rasa senasib dan sepenanggoengan seroepa inilah jang akan membikin kita merdika, terlepas dari belenggoe rantai penderitaan. Inilah satoe sisa kekoeatan kita oentoek bangkit lagi dari keterpoeroekan.

Kita haroes berkatja kembali pada sedjarah bangsa ini di tahoen ’98. Itoe waktoe golongan ra’jat jelata sampai loear biasa moeaknja melihat kereta orang jang berada hilir moedik menjilaoekan mata. Maoe rasanja mereka menggores tjat kereta jang moeloes itoe seraja memetjahkan katja djendelanja, ataoe mengempiskan roda anginnja. Tapi dihatinja mereka faham bahwa itoelah djalan jang rendah sekali. Bagi jang tak koeat menahan dirinja, kedjahatan itoepoen terdjadi. Orang2 jang lain, jang mana mereka itoe tjukup djoedjoer dan berboedi baik sebagai warga negara, soeka kasihan melihat ra’jat hidup dalam kesoesahan.

Menilik keadaan itoe, njatalah bahwa kesendjangan dan ketjemboeroean adalah bibit-bibit hantoe jang berbahaja. Pada ketika itoe, boeat semoea pihak baik jang menang ataoe jang kalah, doenia soedah tidak ramah lagi.

Itu semoea akan sama dengan keadaan jang sekarang terjadi, tentang menang ataoe kalahnja soeatoe pihak di dalam politiek. Ini semoea bisa memoentjoelkan conflict, ketjemboeroean, dan kesendjangan. Tidak pantaslah persaingan politiek memboeat bangsa ini semakin terpoeroek. Bersatoelah!

Bagi sesiapapoen sahadja jang akhirnja akan memimpin negeri ini; renoengkanlah.

Merdeka !!!

Djakarta, Hari boelan Djoeli 1, 2009

Ichwan Sopa

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on April 16, 2010, in pencerahan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: