Seandainya Cuma Ada Ramadhan


Tyas Soekanto

“Bapakku ndak marah kok, aku kan masih kecil, belum baligh / Asal ada uang yang bisa dibawa pulang / Kasihan bapakku lumpuh / Tak bisa cari uang sesudah kecelakaan di pabrik dulu

Kalau ingin ganti baju/
Supaya tak tambal-tambal / Atau penuh lubang / Ya harus tunggu bulan setahun sekali / Bulan apa ya.. / Pokoknya yang ada lebarannya itu.. / Orang-orang kaya ganti baju / mungkin terlalu sesak almarinya / Jadi aku dapat sisa / Tapi masih bagus bagus kok / Aku jadi bisa pakai berlapis / Tak terlalu dingin lagi di gubuk kecil terbuat dari kardus-kardus / Benar emak menasehati : ..”Sabar nduk, Gusti Allah ora sare..” / Menenangkan rengekanku minta baju / Karena malu diejek / Ujang si gembel bajunya tembel

Kalau ingin sekali-sekali merasakan/
Gantian / Orang berpunya mengejar si papa / Mereka yang berada / mengejar pengemis gelandangan (kadang menyingkat memanggil kami Gepeng…) / Mencari agar ada penerima zakat / Besok Lebaran menjelang / Akan batal Zakat Fitrah sesudah sholat / Ikut saja bersamaku di Malam Takbiran / Tenang-tenang tiduran di emperan pinggiran jalan / Tergopoh-gopoh mereka datang / Membangunkan kami untuk terima zakat / Lucu, kali ini si empunya butuh orang miskin .. / Ada benarnya juga namaku si Untung� / kecil-kecil sudah beruntung�

Aku tahu bapakku miskin sekali/
Sebagai kuli / Penghasilannya cuma dari angkut barang / Tapi ia tak bolehkan, aku Mamat anaknya, mengemis / Jadi menemani Bapak / Mengambilkan minum dan sesekali pijati punggungnya / Karena di Ramadhan ia banyak sekali angkut mebel juga kulkas, tivi baru / Nanti kalau ada ceramah di kampung aku mau tanya pak Kyai / Apa bulan puasa artinya ganti perabotan ya?

Ustadz Husni pernah bilang/
Tuhan itu bisa berbuat apa saja / Maha Kuasa / Tuhan juga Pemurah / Mau mendengarkan doa dari siapa saja / Termasuk anak jalanan miskin terlantar / Ya Allah, / Hamdan, Amir, Tono, Anwar, Untung, Ujang, Mamat / Doa bersama / Mengemis padaMu / Jadikan cuma ada (semangat) Ramadhan / Sepanjang tahun. / Amin

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on September 14, 2009, in puisi and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: