Sahur Pun Dengan Kurma


Bukan hanya berbuka yang disunnahkan dengan kurma. Namun sahur pun ada baiknya dengan kurma. Sependek pengetahuan saya, sunnah kurma tidak bisa digantikan dengan yang manis-manis.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air”  (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, shahih).

Jika tidak ada kurma, maka berbukalah dengan air, bukan yang manis-manis…🙂

Adapun tentang sahur, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda:“Sebaik-baik makanan sahur seorang mukmin adalah tamr (kurma).”  (HR. Abu Dawud, Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi, dan dishahihkan oleh asy-Syaikh Al-Albani)

—————————

– Sahur itu diakhirkan
Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu berkata : “Kami makan sahur bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam kemudian beliau berdiri untuk shalat shubuh. Saya (Anas bin Malik) bertanya kepadanya : berapa jarak antara adzan dengan sahur ? Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu menjawab : kurang lebih selama bacaan lima puluh ayat.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Hasil hitung pribadi, 50 ayat yang tidak panjang dan tidak pendek, dibaca dengan tidak cepat dan tidak lambat, setara dengan kurang lebih 20 menit.
——————————————————–

– Memperbanyak istighfar di waktu sahur
15. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,
16.  sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik;
17. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam;
18. [wabil-ashaarihum yastaghfiruun] Dan di waktu sahur (akhir-akhir malam) mereka memohon ampun (kepada Allah).
(QS. adz-Dzariyat)

Ayat ke-18 bukan hanya dikhususkan saat ramadhan, namun juga di luar ramadhan (tidak puasa). Ketika bangun di akhir malam, maka sunnahnya adalah memperbanyak istighfar.

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on September 1, 2009, in pencerahan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: