Helipad Saya……


Menyelesaikan pekerjaan menjadi prioritas saat ini.
Yup, akhirnya closing meeting dari 4 hari ngaudit. Meeting yang rame-rame memang menyenangkan. Akhirnya selesai closing meeting semuanya selesai. Artinya selesai masa tugas saya di cabanga Sangatta. Padahal masih ada 3 hari yang harus saya jalani di cabang, menunggu jadwal keberangkatan saya ke Samarinda. Memang Tour De Kalimantan, muter cabang utama di Kalimantan.
Sore harinya, saya diajak jalan oleh teman HR, mantan Tembagapura juga. Teng-go, ya jam 17:15 WITA langsung cabut dari kantor, menuju rumahnya, sekedar tukar sepatu ke sendal, dianya bukan saya. Saya masih tetap pake baju kebesaran dan sneaker kesayangan saya, yang jarang dipake…..
Lokasi pertama, muter perumahan Swarga Bara, komplek perumahan perusahaan yang dibangun dan dibuka aksesnya untuk umum dan memang bercampur dengan penduduk setempat. Muter-muter ke beberapa area yang saya lupa namanya, ada panorama, lembah, dan seterusnya. Ternyata ada area yang dinamai sesuai nama perusahaan yang nempati rumah tersebut, rada aneh memang dan penomeran rumahnya menggunakan inisial atau singkatan dari perusahaan itu. Jadi tambah aneh lagi, bagi saya.
Melanjutkan ke Perumahan Griya Prima Lestari di daerah yang bernama Munthe. Maka lebih terkenal nama Munthe daripada Griya Prima Lestari. Di perumahan ini, yang tertata rapi layaknya perumahan di Jakarta, terdapat sekolah yang dikelola oleh yayasan perusahaan tambang batubara terbesar di Sangatta. Sekolahannya mantap, buesar dan ngejreng. Lha gimana ndak ngejreng jika warna dinding sayap kanan, jika menghadap sekolah, biru, kemudian beberapa pembatas tembok dicat hijau muda. Jadi eye-catching dan mudah dikenali hanya dari warnanya saja. kata temen saya tadi, sekolah ini selain untuk anak karyawan juga untuk masyarakat umum. Ah jadi inget sekolah di tempat saya di hutan sana, sayang tidak menerima selain anak karyawan…….
Muter-muter dalam perumahan, seperti layaknya muter-muter dalam perumahan umumnya di seputaran Jabodetabek. Anak-anak bermain di lapangan bola di sebelah masjid, beberapa anak bersepeda di jalan-jalan perumahan, ibu-ibu ngobrol di beberapa rumah. Saya ditunjukkan rumah dinas, jika dan suatu saat saya pindah ke situ, he…he…. Cuma sayang, listriknya tidak reliable, nah yang ini rada mendingan daripada Timika. Byar-nya agak lama daripada pet-nya🙂
Saya tertarik dengan masjid yang ada, namanya masjid Al-Falah. Khas desain jawa dan berarsitektur tropis. Bentuknya yang kotak, atapnya piramida segi empat dan bertingkat tiga. Pintu dan jendelanya yang lebar, dinding berwarna hijau muda sementara kusen pintu dan jendela berwarna hijau tua. Ah, jawa sekali, kata saya.
Kami meneruskan perjalanan, tepatnya melaju ke Bukit Pelangi. Ya, Bukit Pelangi atau juga penduduk menyebutnya kota pemerintah atau juga ada yang bilang kantor bupati baru. Kantor bupati lamanya saya tidak tahu dimana persisnya🙂 Nah ini yang baru. Hampir semua kantor pemerintahan ada di Bukit Pelangi. Dari kejauhan ada yang khas, kubah masjid hijau berornamen menyeruak diantara rimbunan bukit yang hijau. Sangat mudah menandai Bukit Pelangi hanya dengan memandang kubah masjid itu. Bentuknya mirip kubah masjid Al-Aqsha. Dan saat pertama kali melihat kubah itu dari kejauhan, saya memang langsung teringat dengan masjid di tanah suci itu. Beda warna doang, yang ini hijau yang sono biru. Pas nyampe, mendekati masjid, lha ternyata masjidnya belum selesai dibangun tho. Wah padahal ngebet pengin sholat didalamnya.
Kami belok kiri dan langsung menuju kantor bupati Sangatta. Keren sekali euy. Lapangan tengahnya luas buanget, halaman kantor bupati bisa nampung buanyak orang. Jika menghadap ke kantor bupati, di sebelah kiri adalah kantor DPRD kabupaten dengan ukuran bangunan dan halaman yang sama, sama-sama luasnya. Di sebelah kanan terdapat gedung serbaguna, semacam aula atau city hall. Gedung serbaguna luasannya rada kecilan dibanding dua bangunan temennya, termasuk halamannya.
Hal yang saya sukai adalah bentuk atap dari ketiga bangunan ini. Saya tidak tahu apa namanya, namun mirip seperti ujung rumah minangkabau, yang meliuk dan bertingkat pada ujungnya. Miriplah🙂 Maka sesi foto-foto menjadi wajib disini. Yah, namanya juga hobi yang amatiran, pake kamera kompak lagi, bukan SLR yang canggih punya. Yah, seadanya lah.
Pas niat motret gedung serbaguna, saya baru ngeh, ternyata lapangan yang ditengah, dikelilingi tiga bangunan tadi, terdapat helipad. Ya, helipad. Keren banget kabupaten ini, sampai punya helipad. Mumpung ada helipad, jadilah foto saya berdiri pas di huruf H, tempat pilot helikopter mendarat. Hebat dah.
Sesi jalan-jalan selesai. Saatnya mencari makan malam. Pilihan jatuh ke sebuah cafe, ya judulnya cafe meski rada bukan cafe sih. Dan ada menu pizza. Ya ini pilihan temen saya, kalo saya ditanya ya mana ngarti tempat makan yang keren di kota Sangatta. Setelah pizza dihidangkan, ternyata tidak seenak pizza hut atau papa ron’s🙂 Rada asin sih, jadi aneh saja ngerasainnya. Makanya kemudian buru-buru pulang….🙂
Yup, sesi hari itu selesai. Nyampe guest house langsung tidur. Eit, ternyata guest house ada yang hidup. Maksudnya ada orang selain saya. Saya baru inget jika ekspat tetangga kamar saya sedang cuti, berarti sudah balik. Mo ngobrol? Muales banget, capek dan ngantuk. Paling banter ngunduh foto dari kamera, pindahin ke laptop, ngedit sebentar dan upload ke facebook. Sudah liat gaya keren saya di helipad kan?……🙂🙂🙂 Tapi nguploadnya susah dan payah itu, sinyal kabur-kaburan jika didalam rumah. Jadi butuh waktu dan tempat yang pas, pas sinyalnya datang. Kemarin lupa beli sinyal, cuma beli pulsa doang…………

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on Agustus 16, 2009, in kisah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: