Perjalanan ihda 5AUG


Buaanyak orang dalam perjalanan hari ini. Mumpung lagi transit, bisa online. Ada yang ekspresif sampai pramugarinya bingung. Ada yang bergejala flu yang persis disebelah saya. Ada yang overbaggage hanya gara-gara salah bawa buku. Ada rombongan penari papua. Saya? Duduk manis, mikir persiapan kerja maraton 15 hari ke depan. Itulah interaksi sosial dalam pesawat. Tidak banyak yang bisa saya kerjakan. Beberapa diantaranya hanya membaca sekilas majalah penerbangan dan menulis wall ini. Ya, beberapa tulisan diantaranya dikerjakan sambil menikmati butir dan bulir awan putih.
Pada saat transit, seperti saat ini. Lebih banyak lagi percakapan yang terjadi dalam ruang tunggu ditingkahi gamelan bali ketika di Denpasar dan silih ganti pengumuman penerbangan di Cengkareng.
Apa yang menarik? Dunia transportasi menjadikan manusia tak lagi terikat dalam batas demografi negara. Saya bahkan dikenali sebagai warga salah satu perusahaan alat berat karena harus jalan kesana kemari. Bukan warga Timika atau Jakarta.
Transportasi menjadikan dunia lebih borderless, dengan lalu lintas barang, jasa, manusia, termasuk juga lalu lintas penyakit. Pada saat transit di Denpasar dan Jakarta, sebagian diantaranya menggunakan masker untuk mencegah penularan flu. Dengan naik daunnya flu babi, menjadikan WHO kalang kabut sehingga menetapkan fase 6 pandemi global. Jadi apa yang saya lakukan selama perjalanan dari Timika ke Balikpapan?
Saya menulis, membaca dan mengamati. Siklus yang bagi saya penting untuk juga mengambil hikmah dan esensi kehidupan. Bukankah wahyu pertama berupa perintah membaca? Penelitian mengatakan tujuan atau target tertulis akan lebih berhasil dicapai, maka saya belajar menulis. Apa saja yang saya temui. Oleh karenanya pepatah mengatakan kertas tak pernah lupa.
Maaf, saya harus melanjutkan perjalanan ke Sepinggan, sudah dipanggil, lincah ale……

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on Agustus 7, 2009, in kisah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: