Kronika 12 Jam 6AUG ihda


Well, banyak yang musti ditulis. Bahkan sebenarnya pokoknya nulis, apakah itu terstruktur, pengalaman yang akan menjadi guru yang terbaik.
12 jam yang lalu, saya masih di pesawat Garuda GA 522 yang menerbangkan saya dari Jakarta ke Balikpapan. Ah, saya suka menyebut flag carrier kesayangan saya ini, jika bukan karena rasa nasionalisme dan pelayanan yang baik, saya tidak pernah menyebut merek tertentu🙂 Perjalanan yang melelahkan, meski bertahan untuk tetap ngantuk dan tidur, toh ternyata tidak mudah melambatkan putaran partikel neutron dalam otakku. Makanan dalam pesawat tidak juga mampu membujuk supaya kepalaku beristirahat. dan terjadilah hal yang mestinya saya hindari, mulailah gelombang migrain merayap dari sisi kepala kanan, menyeruak, menghentak belahan hemisfer kiri. Ah, akhirnya menyerah dengan keadaan dalam kondisi kepala terhentak tanpa ritme, sakit.
Lelah dan pusing. Begitu mendarat di Sepinggan. Beruntung teman baik yang menjemput cukup menjelaskan Balikpapan dengan fasih sehingga cukup untuk mengalihkan kesadaran dari kepala ke pemandangan malam hari. Ya, saya terbang dari Timika 11:25WIT ke Jakarta untuk transit 3 jam sebelum terbang ke Balikpapan hingga jam 23:44WITA. Entah berapa ribu kilometer dijelajahi dan ribuan kilogram avtur terpakai.
Mulailah kekagetan yang mampu menghilangkan migrain dalam 3 detik. Sesaat parkir di hotel, saya disambut oleh beberapa wanita yang sedang berdiri di depan hotel, pinggir jalan. Yang bikin kaget, dandanannya, wualah untung inget istri dan inget Kanjeng Nabi. Nah untung lagi, saya sedang migrain, jadi tidak sempat untuk jelalatan kemana-mana. Cukup 3 detik, yang kata Kanjeng Nabi, ketidak sengajaan….🙂
Akhirnya menyerah dengan migrain, langsung tidur. Beruntung sudah sholat maghrib dan isya’ di pesawat.
Hari pertama audit sungguh menyenangkan. Saya tidak berharap banyak mendapatkan temuan, berdasar profil dan laporan yang saya terima sebelumnya. Well, keramahan khas, gaya koboi para pejabat SHE dan sambutan formal menjadi menu awal.
Namun ternyata pendulum bergerak. Lebih dari perkiraan sebelumnya, saya harus ngebut membuat laporan, tentunya sambil online🙂. Ada sisi yang harus dibenahi, terutama software dan man behind the gun. Yah, nasib pria panggilan, auditor, seperti saya……..
Nah puncaknya adalah pada saat ngetik note ini. Saya untuk pertama kalinya bisa konsen mbuka facebook full site pake laptop, meski pinjeman…. Betapa saya terkaget-kaget dengan segala menu, aplikasi, tampilan, upload para friends, iklan dan sebagainya. Saya bisa melihat tampilan video yang di-tag-kan oleh ustadz Aidil kepada saya, syukron katsir ustadz, maaf baru kelihat videonya sekarang🙂 Saya bisa ngupdate profile picture saya. Saya bisa bebas dan lega nulis note ini tanpa rada pegel pake jempol. Saya bisa browsing, cek-cek email kantor, ngupdate fesbuqiyah, cek rekening tentu saja mbayar tagihan, sekedar say helo via milis, dan lainnya. Sesuatu yang tidak saya lakukan di E75 saya.
Ya, selama ini saya menggunakan handset untuk berinternet ria, ngupdate fesbuqiyah, nyari tiket online, baca berita dan ngemail. Sehebat dan segedhe-nya handset tidak akan menyamai laptop apalagi desktop. Jadi memang sangat tergantung penggunaan dan tujuan penggunaan. Jangan salahkan handset anda jika anda tidak bisa melihat video yang dikirimkan teman anda. Karena saya juga tidak bisa liat video di handset.
Saya merasa plong, wow, berteriak AHA, ternyata begini tho rasa fesbukan pake laptop. Aneh? Ya memang, lha wong saya baru ngrasainnya sekarang. Nah nulis note, cek email, browsing, surfing di resto dengan menu soto ambengan surabaya ditingkahi live music dari resto jadi lebih aneh lagi. Uaneh banget, karena saya tidak biasa. Ditambah dikejar tanggung jawab moral yang sudah mengintip di belakang bahu saya untuk segera menyelesaikan laporan audit.
Well setidaknya saya sudah merasakan ngupdate fesbuqiyah pake full site di laptop. Dan besok masih melanjutkan audit hari kedua. Dan kemudian masih harus terbang ke Sengatta, audit lagi tentunya. Pokoknya panjang aktifitas dan jarak yang harus dikerjakan untuk menyambut Ramadhan. See you tomorrow………..

About ihdaihda

a husband, a father, SHE practitioner (OHSAS, NOSA, EMS), SHE trainer & consultant, hobi di applied psychology, financial planning, sharing, life enlightening. alumni Hiperkes UNS dan saya aseli Kudus :)

Posted on Agustus 7, 2009, in kisah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: