Bisakah Kau Jawab Kawan?
Terdedikasi untuk 9 korban tabrakan di Tugu Tani, 22 Januari 2012. @ihdaihda
Pada sebuah kesopan & santunan yang tidak pernah terjadi di jalan raya. Dimanakah rasa itu, Kawan? Apa yang akan kau katakan pada suami & calon ayah itu…
Pada sebuah kesadaran di tempat bernama jalan raya, dimana foto anakmu yang selalu kau simpan? Bagaimana akan kau sampaikan pada suami & calon ayah itu…
Di pojok makam, ia diam dalam kesunyian, sementara suami, calon ayah itu sibuk bertanya mengapa. Bagaimana kau akan menjawabnya, Kawan?
Lalu apa yang akan kau ceritakan pada anakmu, setelah kau menari dengan sombong di jalan? Semua kaidah itu kau cibir dengan segenap tarikan mesin?
Lalu bagaimana kau akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu? Terlebih saat Yang Maha Adil akan bertanya, sanggupkah kau menjawabnya? Bagaimana Kawanku?
Kawan, hari ini 8 orang meninggal karena 1 orang tidak sopan. Jika kau masih saja berharap pelajaran darinya, kapan kau akan cukup cerdas untuk belajar?
Jika hari ini kau ambil pelajaran itu, dari suami & calon ayah, maka kukatakan pelajaran itu ditulis dengan darah. Cukup kah pelajaran itu Kawan?
Berapa lama lagi bukumu tertulisi darah? Atau sampai keluargamu menyesal? Kawan, mari berdoa untuk kebaikanmu. Mari bertindak untuk keselamatanmu.
Posted on Januari 23, 2012, in pencerahan and tagged kecelakaan; lalu lintas; tugu tani; xenia; sopan santun. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)